Senin, 29 April 2013
Cerita tentang 3 idiot yang sukses
3 Idiot bercerita tentang tiga orang sahabat, yang sama-sama kuliah di sebuah universitas terkenal di India, perguruan tinggi ini adalah sebuah kampus fakultas Tehnik terbaik di India. Ketiganya yaitu Farhan, Raju, dan Rancchodas.
Farhan dan Raju adalah mahasiswa dengan latar belakang sederhana sementara Rancho dari keluarga kaya. Farhan sebenarnya ingin sekali bercita-cita sebagai seorang fotografer satwa liar, namun keinginannya itu terhalang oelh keputusan ayahnya yang ingin melihat anaknya menjadi sarjana teknik, karena memenuhi keinginan ayahnya untuk masuk ke perguruan tinggi. Sementara Rancho adalah si jenius yang kaya raya tujuannya belajar adalah untuk bersenang-senang, karena ia memang tidak mempunyai beban sama sekali.
Rancho, memiliki pandangan berbeda mengenai ilmu pengetahuan dan membuat mesin. Pandangannya begitu maju dan menentang pandangan kuno tentang membuat mesin. Dan juga ia menentang salah satu pengajarnya Profesor Virus, Hal ini di awali setelah ada salah seorang mahasiswa bernama Joy Lobo, gantung diri di kamar asramanya. Kemudian Rancho menentang Virus dan memberikan sebuah data banyaknya mahasiswa yang bunuh diri, di sebabkan oleh salahnya sistem pengajaran, yang hanya menitik beratkan dari nilai ujian bukan atas dasar kreatifitas diri mahasiswa yang terkait.
Maka mulailah sebuah konflik yang atas dasar konflik secara kritisi pemikiran masing-masing Rancho dan Virus. Virus memberi label kapada Rancho dan ke dua kawan baiknya itu sebagai "idiot". Ia juga mempengaruhi Farhan dan Raju untuk menjauhi Rancho. Sebaliknya siswa kesayangan Virus adalah Catur yang melihat peringkat tertinggi berdasarkan nilai, sangat bangga.
Kemudian Ranco pun mengerjai Catur, pada saat itu Catur berpidato di sebuah ruangan yang di hadiri oleh para petinggi perguruan tinggi tersebut termasuk virus. Ranco, Farhan dan Raju mengganti isi pidato tersebut dengan kata-kata kotor, yang sebelumnya telah di tulis oleh Catur sendiri. Catur tanpa berfikir dan curiga kepada selembar pidato itu dan kemudian pada saat dia membacakan pidato itu orang-orang yang ada diruangan tersebut mempertawakan dia.
Dan kemudian ranco jatuh cinta, kepada Pia. Pia ini adalah putri dari si Virus. Mereka bertemu diacara pernikahan kakaknya Pia, mereka bertiga datang tidak di undang hanya ingin mendapatkan makanan gratis. Pia, agak anaeh dengan ke tiga orang itu dan menanyakan kepada ayahnya, siapa mereka.ternyata ketiga orang itu adalah tiga idiot yang berasal dari kampusnya virus.
kemudian saat mereka sedang mabuk berat. Ke tiganya masuk ke rumah Virus seperti maling. Rancho masuk ke kamar Pia untuk mengutarakan isi hatinya, setelah sebelumnya di panas-panasi oleh Farhan dan Raju. Namun Ranco salah menggenggam sebuah tangan. Dan tangan yang ranco pegang itu adalah tangan kakaknya pia yang sedang hamil. Yang sangat senang mendapati anak dalam kandungannya menandang, karena kata-kata yang di ucapkan Ranco. Akhirnya mereka kabur karena takut ketahuan, sementara Raju menyampatkan untuk buang air kecil di pekarangan Virus, dan Viruspun melihat siapa yang menyusup ke rumahnya.
Ke esokannya, Virus memanggil Raju ke kantor. Mengancam akan mengeluarkan Raju dari kampus. Raju memohon agar jangan di keluarkan, permohonannya di manfaatkan oleh Virus. Ia bisa tetap kuliah namuan Ranco yanga kana di keluarkan. Di antara dua pilihan yang cukup sulit. Memilih dirinya sendiri atau menghkianati kawan baiknya itu? Raju lompat keluar dari jendela kantor virus.
Setelah kejadian itu, raju dan farhan mengikuti omongan ranco Yaitu mengikuti apa yang di suarakan oleh hati. Farhan memutuskan untuk mengejar kecintaannya kepada fotografi. Menceritakan segalanya kepada ayahnya, apa yang ia impikan. Namun ayahnya menolak, kerena ia berpikiran dengan menjadi fotografer ia tidak bisa membeli rumah mewah dan melengkapi segala kebutuhannya. Namun Farhan bersi keras dan memberikan pengertian kepada ayahnya, yang terpenting kebahagianan dirinya. Ayahnya tetap menolak dan mengatakan, jika tidak maka kau akan bunuh diri seperti temannya itu Raju. Sambil menagis farhan menjawab, tidak, ia tidak akan bumuh diri seperti Raju. Kemudian ia bersumpah di depan ayahnya membuka dompetnya. Ada Foto ayah dan ibunya. Farhan berkata, Raju dan Rancho menasehati, jika ia bunuh diri apa yang terjadi pada senyum orang tua mu yang ada di foto ini. ayahnya pun tersadar dan merestui cita-cita anaknya tersebut, sambil memeluknya.
Dan Raju menghadiri wawancara untuk sebuah pekerjaan di perusahaan. Ia hadir dengan tubuh penuh plestar dan kursi roda. Dalam wawancara tersebut menjawab pertanyaan yang di ajukan dengan jawaban yang non-formal, jujur dan apa adanya. Walaupun sebenarnya tidak cocok ia bekerja di situ, jawaban tersebut sangat tidak di harapkan oleh perusahan, karena mereka butuh orang yang pandai berbohong dan merangkai kebongongan tersebut dengan cara indah. Namun karena ke apa adanya itu justru ia di terima bekerja, kerena ia jujur.
Selanjutnya rano dan farhan mencuri soal ujian. Namun mereka lupa mematikan mesin fotokopi dan Virus mengetahuinya. Setelah itu berkas soal tersebut di serahkan kepada Raju, tapi yang terjadi adalah Raju, membuat kertas tersebut jauh-jauh dan mengatakan kepada keduanya. Hal ini tidak boleh di menangkan dengan cara curang.
Dan pada saat itu ketiga idiot itu diusir , namun pada saat virus itu sedang marah-marah kakanya pia menangis kesakitan karena ingin melahirkan.
Kepanikan terjadi, listrik tiba-tiba padam. Raco memutar otaknya dengan menyalakan listrik dengan menggunakan aki mobil Virus. Pia panik menyuruh Ranco menyiapkan sebuah penyedot untuk menarik bayi, Saat genting tersebut mereka semua tidak bisa menemukan alat seperti itu. Raco pun mengakalinya dengan membuat alat itu dari penyedot debu yang ia modifikasi.
Bayipun lahir, akan tetapi tidak bergerak sama sekali dan tidak menangis pula. Semuanya diam menjadi lengang. Kemudian Ranco mengendong bayi dan mengucapkan sebuah kata yang ia ucapkan pada saat ia merayu Pia di kamarnya. Bayi akhirnya menandang muka Ranco beberapa kali dan mulai menangis, kontan mereka semua bergembira dan terharu.
Dari kejadian ini, virus menyadari siapa dirinya selama ini, dan mengatakan pada bayi "ia boleh jadi apa saja yang ia mau!," termasuk jadi pemain bola. Ranco harus bergegas karena ia sudah di usir, rachopun menghampirinya dan membarikan sebuah pena, pemberian sebuah pena merupakan simbol seseorang Profesor kepada muridnya yang berprestasi.
Dan kemudian merekapun wisuda dan tanpa disadari oleh kedua temannya ranco, si rancopun pergi dan menjadi seorang professor terkenal. Dan beberapa tahun kemudia sahabat-sahabat rancopun sukses, disuatu hari farhan dan raju serta catur mencari ranco karena rasa kangennya mereka kepada dia, namun sebelum mereka bertemu denagn ranco ketiga orang itu menjemput pia yang akan menikah dan dalam pernikahan itu farhan dan raju mengacawkannya dan membawa pia bertemu dengan ranco. Dan akhirnya mereka menemukan ranco disebuah permukiman kecil atau sekolah kecil yang banyak alat-alat mesin yang berbagai macam kegunaannya. Disinilah mereka berpelukan serta ranco dan pia resmi berhubungan berpacaran. Sekian……………
Pesan :
• Jangan pernah memaksakan sebuah cita-cita anak walaupun niatnya baik karena itu tidak menjamin sebuah kesuksesan
• Sahabat adalah segalanya bagi kehidupan manusia, tanpa seorang sahabat kita takan sukses, karena sebuah dorongan dan motivasi yang membuat kita sukses adalah masukan dari sahabat
• Kepintaran tidak harus dilihat dari iya mempunyai peringkat atau nilai bagus dalam sekolahnya tapi kepintaran itu bisa kita dapatkan dari sebuah pengetahuan pengalaman yang kita dapat dalam kehidupan kita
• Kemudian harta bukanlah segalanya didunia ini
• Jarak dan waktu idak akan memisahkan sebuah arti kata cinta bila kedua belah pihak saling mencinta dan kesetiaan adalah segalanya
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar